Tarian1

Gambar ini merupakan tarian adat mukomuko.

Pabrik beras

Gambar ini adalah pabrik penggilingan beras.

Bendungan air manjunto

Gambar bendungan air manjunto di Mukomuko.

Gedung Pemerintah daerah

Gambar gedung pemda kabupaten Mukomuko.

Kenangan waorkshop

kwnangan di bali bersama yono riyon.

Mancing dan rekreasi

Kebiasaan dan hoby mancing memang sulit dohindari.

Bersama kasmis

Kenangan indah bersama Ir.kasmis batubara.

Bersama menuju laborat

Go to laborat. bersama kita bisa untuk apa saja.

Wawasan Nusantara dan Pembangunan dalam Kehidupan Nasional



A.PENDAHULUAN
Latar belakang
Wawasan Nusantara adalah cara pandang Bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pertahanan Keamanan.
Salah satu persyaratan mutlak harus dimiliki oleh sebuah negara adalah wilayah kedaulatan, di samping rakyat dan pemerintahan yang diakui. Konsep dasar wilayah negara kepulauan telah diletakkan melalui Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957. Deklarasi tersebut memiliki nilai sangat strategis bagi bangsa Indonesia, karena telah melahirkan konsep Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia. Laut Nusantara bukan lagi sebagai pemisah, akan tetapi sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang disikapi sebagai wilayah kedaulatan mutlak Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peluang Usaha Kelautan dan Perikanan di Era otonomi daerah



Pembangunan Ekonomi Kelautan di Era Otonomi Daerah Kebanyakan dari kita tidak menyadari atau bahkan tidak mengetahui bahwasanya di dalam UUD 1945 menyebutkan bahwa Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berarti negara maritim bukan negara agraris. 70% atau dua per tiga (2/3) luas wilayah Indonesia adalah lautan dan satu per tiganya (1/3) berupa daratan. Dengan demikian menurut pemikiran logis (logic thinking) maka kekayaan sumber daya alam yang kita miliki sebagian besar berada di wilayah perairan laut yang sampai saat ini masih belum dapat dipetakan dan diberdayakan dengan optimal. Perubahan orientasi pembangunan bangsa Indonesia dari orientasi daratan (land based orientation) ke orientasi kelautan (ocean based orientation) sebagai prime mover pertumbuhan perekonomian nasional merupakan suatu kebijakan yang tepat untuk mengatasi krisis perekonomian, moneter dan juga resesi global yang sedang mengancam perekonomian Indonesia dan dunia saat ini.

2000 Pulau Indonesia Lenyap



Perubahan iklim terjadi secara perlahan dalam jangka waktu yang cukup panjang, antara 50-100 tahun. Meskipun perlahan, dampaknya sebagaian besar permukaan bumi menjadi panas. Berikut merupakan data-data dari IPCC (Intergovermental Panel on Climate Change) yang menggambarkan kondisi perubahan iklim yang terjadi saat ini bahwa telah terjadi kenaikan suhu rata-rata sebesar 0,76 derajat Celcius antara periode 1850 – 2005, 11 dari 12 tahun terakhir (1995-2006) merupakan tahun-tahun dengan rata-rata suhu terpanas sejak dilakukan pengukuran suhu pertama kali pada tahun 1850. Kenaikan permukaan air laut global rata-rata sebesar 1,8mm per tahun antara periode 1961 – 2003. serta telah terjadi kekeringan yang lebih intensif pada wilayah yang lebih luas sejak tahun 1970an, terutama di daerah tropis dan sub-tropis.

Menuju kejayaan melalui Strrategi maritim



 http://4.bp.blogspot.com/-UlraRwLgEGI/UE749r2_8eI/AAAAAAAAAJE/M5lIvLV0G4c/s1600/Kapal.jpg
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dengan luas wilayah 5,8 juta km per segi dan panjang garis pantai 95.181 km, sudah sepatutnya Indonesia memiliki  strategi maritim yang baik. Hal tersebut mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya, politik, keamanan dan pertahanan.
Jika dipetakan di belahan bumi lain, luas wilayah Nusantara sama dengan jarak antara Irak hingga Inggris (Timur-Barat) atau Jerman hingga Aljazair (Utara-Selatan). Letaknya yang seksi, ditopang potensi sumber daya alam berlimpah, membuat negara-negara yang berkepentingan tergoda menguasai kekayaan alam bumi khatulistiwa. Tak heran, ancaman dan gangguan terus menerpa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).